-

Film Mickey 17: Kapitalisme, Fasisme, dan Teknologi
Awas spoiler. “However, I’ve been contemplating how can we use this abomination for our common economic benefit.” Hahaha. Aku memenuhi undangan sutradara Bong Joon Ho untuk tertawa datar. Kalimat itu diucapkan oleh seorang politisi berkulit oranye (Mark Ruffalo) yang sedang bicara tentang teknologi percetakan tubuh manusia. Ya, tubuh manusia. Dicetak. Robert Pattinson adalah Mickey Barnes,… Read more
-

Aku Punya PhD di AI. Tolong Berhenti Tanya Cara Pakai ChatGPT
Antonia Timmerman menerjemahkan tulisan Sheilla Njoto, seorang ahli AI dari University of Melbourne. Tulisan asli Sheilla, berjudul “Stop asking me how to prompt ChatGPT: Reflections from a PhD in AI”, dimuat di blog pribadinya pada 4 April 2025. Jika kau hanya sibuk mengulik cara pakai ChatGPT, maka kau tak paham inti masalahnya. Jika kau hanya… Read more
-

Disrupsi Itu Tak Lagi Keren
Dulu, mendengar kata disrupsi membuat mataku membelo dan mulutku membentuk huruf “o”. Kata itu sering diucapkan oleh kakak-kakak bertitel CEO atau Founder yang duduk dengan kaki disilang di atas panggung dan berkaos santai, mic di tangan. Siapa yang tidak kagum. Mereka ingin mendisrupsi industri. Memberikan jari tengah pada pemain-pemain besar yang memonopoli. Membereskan masalah yang… Read more
-

Gig(gle) Economy
Akhirnya aku keluar dari hutan belantara memburu deadline dan bisa menulis blog ini lagi. Deadline itu mati tepat waktu lalu kugotong pulang untuk menyantap dagingnya. Pekerjaan riset lepas, kalau kau ingin tahu. Ya, beginilah sejak 2016 hingga sekarang. Kerja-kerja tak ada ikatan atau maksimum sebagai tenaga kontrak kecuali untuk periode hampir dua tahun pada 2018-2019.… Read more
ai, big tech, bill gates, blog, digital, gig economy, gojek, grab, indonesia, inspiration, kapitalisme, life, luddites, online driver, renungan, uber -

Ambisi, Digitalisasi, Dominasi
Mengapa segalanya harus di-digitalisasi? Itu pertanyaan pemantik yang diajukan Ellena, fasilitator kami di lokakarya Purplecode Collective Sabtu lalu. Sinar matahari jatuh pada kepala-kepala yang berkumpul di pekarangan kecil di tengah rumah itu. Kami berenam – Shahbanu, Vita, Madina, diriku sendiri, Adip, dan Allysa – dihadapkan pada pertanyaan demikian lantaran kamilah orang-orang yang pada sesi hari… Read more
-

Se-minggir apa sih?
Oke. Tentu saja aku melebih-lebihkan posisi ke-pinggiran-ku. Bagaimanapun aku orang di Ibu Kota dengan akses internet. Di kota, aku jurnalis yang sudah menulis untuk outlet publikasi dengan corong suara ke ratusan ribu hingga jutaan pembaca. Aku tidak di pinggir-pinggir amat. Tetap saja, ini kota besar. Influencer, media arus utama, dan figur-figur publik yang punya buku… Read more
