influencer
-

Influencer, 17+8, dan Strategi Gerakan Rakyat
Setiap hari kita harus bangun di dunia dimana influencer menguasai ekosistem informasi. Aku harus jujur. Aku sedih bahwa dalam lokakarya menerbitkan buku, pembicara menghabiskan lebih banyak waktu bicara tentang memoles personal brand di dunia maya dibandingkan bagaimana memperkaya substansi. Bahwa di ruang-ruang redaksi, jurnalis pontang-panting merangkap jadi “content creators bisa-segala-medium” jika ingin bertahan. Aku sedih… Read more
-

Se-minggir apa sih?
Oke. Tentu saja aku melebih-lebihkan posisi ke-pinggiran-ku. Bagaimanapun aku orang di Ibu Kota dengan akses internet. Di kota, aku jurnalis yang sudah menulis untuk outlet publikasi dengan corong suara ke ratusan ribu hingga jutaan pembaca. Aku tidak di pinggir-pinggir amat. Tetap saja, ini kota besar. Influencer, media arus utama, dan figur-figur publik yang punya buku… Read more
